|
| News / Berita: Semua Daerah |
|
| |
| Pelatihan untuk Fasilitator di Sumatera Utara | | By admin |
| Thursday, June 04, 2009 12:00:00 |
Clicks: 933 |
 |
 |
|
|
Pelatihan untuk Fasilitator di Sumatera Utara
Kamis, 04 Juni 2009
Pelatihan untuk fasilitator daerah yang berlangsung di Medan dari tanggal 24-27 Maret 2009 dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Gatot Pujo Nugroho, ST. Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta dari kabupaten pemantapan, 10 dosen dari Universitas Negeri Medan, dan lima fasilitator dari LPMP Sumut.
Kabupaten yang terlibat dalam pelatihan ini adalah Binjai, Dairi, Tanjungbalai, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara. Para peserta pelatihan yang dilatih oleh tim konsultan ini juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik mengajar di beberapa sekolah di Binjai. Praktik mengajar ini dilakukan secara berkelompok (team teaching). Ibu Melva Silitonga, dosen dari Universitas Negeri Medan sedang membantu siswa kelas 8 dari SMP Tunas Pelita, Binjai, menyelesaikan percobaan mereka
Diah mengajukan pertanyaan dan mengkoreksi penjelasan dari salah satu kelompok. Ini sangat penting. Siswa perlu diberi kesempatan untuk bertanya dan memberi umpan balik ke kelompok lainnya.
Dua siswa SMPN 6 Binjai sedang membandingkan hasil kerja mereka dalam pelajaran bahasa Inggris.
Apakah siswa di kelas anda belajar seperti ini? Jika tidak, silakan mencoba aktivitas yang ditunjukkan pada halaman ini.
Seorang siswa dari SMP Tunas Pelita Binjai sedang membuat diagram untuk menggambarkan gerhana matahari dan bulan. Setelah menuliskan dengan bahasa mereka sendiri, para siswa menjelaskan diagram ini di depan kelas.
Pelatihan yang partisipatif ? guru-guru mendiskusikan hal-hal seperti ?bagaimana mengajukan pertanyaan yang menantang siswa berpikir??, ?apa yang bisa diberikan oleh kepala sekolah dan pengawas untuk mendukung perubahan di sekolah?? dan ?bagaimana membuat pertemuan MGMP menjadi bermanfaat bagi guru??
Para siswa sedang melakukan eksperimen dengan menghangatkan air dengan lilin dan mencatat waktu serta perubahan suhu air. Mereka menggunakan data yang mereka peroleh untuk membuat grafik. Para siswa ini kemudian menulis sendiri laporan eksperimen mereka. Kegiatan ini sangat penting. Siswa harus bisa menjelaskan sesuatu dengan bahasa mereka sendiri, bukan hanya menghafal apa yang dikatakan guru!
Dua siswa MTsN Binjai sedang menunjukkan tulisan mereka tentang siklus air
Peran guru pada pelajaran seperti ini adalah lebih sebagai fasilitator. Ibu Lia Windari, guru di MTsN Binjai sedang membantu siswanya
Pembelajaran yang Berpusat Pada Siswa
Pembelajaran yang tradisional berpusat pada apa yang guru lakukan di kelas. Model-model pembelajaran yang dipromosikan DBE3 berfokus pada apa yang dilakukan siswa. Foto-foto yang ada di halaman ini menjelaskan hal tersebut.
Setelah praktik mengajar, para DF bidang IPS duduk bersama dengan guru-guru di MTsN Binjai untuk berdiskusi mengenai pelajaran dan bagaimana membuatnya lebih baik.
|
| |
|
| More Berita: Semua Daerah Berita |
. SMPN 2 Jalancagak Bangun Lingkungan Belajar . Menuju Perubahan yang Berkelanjutan . Program 'Better Teaching and Learning' (BTL) . Manajemen Sekolah dan Pengembangan Profesional Guru . Dampak Program BTL Nampak Jelas di Sekolah Mitra . Pencapaian DBE Agar Diteruskan . Buah Manis dari Pembelajaran IPA yang Bermakna . MTs NU Al-Hidayah Kudus Menyongsong Perubahan sebagai Budaya . SIMULATION: Atasi Siswa yang Pasif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris . Sekolah Gudang Prestasi
|
|