HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 3
  
 Berita & Artikel
  
 Informasi Baru
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 15 


Jawa tengah

Panggung Boneka untuk Mengajar Teks Naratif

PANGGUNG boneka merupakan eksperimen ketiga dengan. Menggunakan tehnik ICARE (Introduction-Connection-Application-Reflection-Extention) bagi Ibu Hanik Shofia,S.Pd, guru SMP 2 Boyolali sekaligus Fasilitator Daerah (FD) Bahasa Inggris DBE3.

Pada tahun 2006 & 2007 beliau berhasil menjadi juara harapan 1 dan 2 tingkat nasional dalam lomba pemanfaatan media pembelajaran dengan judul ‘Making use of Abel Macho to improve students’ speaking dan ‘Twelve side dice-peraga alternatif dalam meningkatkan kompetensi komunikasi Bahasa Inggris siswa.

Siswa SMP 2 Boyolali

Siswa SMP 2 Boyolali sedang memainkan boneka dengan karakter yang mereka ciptakan sendiri

‘‘Bergabung dengan DBE3 saya menjadi lebih kreatif dalam memanfaatkan lingkungan sekitar untuk pembelajaran yang menyenangkan di kelas,’’kata bu Hanik. Penggunaan panggung boneka menggunakan bahan-bahan recycled (limbah/barang bekas), untuk panggung digunakan kayu bekas krat telor dan boneka terbuat dari botol air mineral, kardus, dan kain perca.

Selama proses pembelajaran anak-anak terlibat aktif, mulai dari brainstorming sampai pada bagian dimana siswa diminta untuk membuat satu cerita dengan memainkan boneka dengan karakter yang mereka ciptakan sendiri. Dengan keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar maka kecakapan hidup baik pribadi, sosial maupun akademik akan terasah.

PKBM Karsa Mandiri: Mandiri Bersama Produksi Tas

PKBM Karsa Mandiri adalah mitra DBE3 yang berlokasi di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Jawa Tengah. Kerjasama antara PKBM Mandiri dan DBE3 Jawa Tengah, telah diwujudkan dalam sebuah program Non Cash Grant yang berfokus pada pelatihan menjahit bagi warga belajar PKBM tersebut.

Program pelatihan menjahit ini dimulai pada bulan Februari 2009 dan berakhir pada April 2009. DBE3 memberikan bantuan berupa peralatan menjahit senilai Rp. 15.000.000. Bantuan ini juga dilengkapi dengan dana swadaya yang bernilai Rp. 3.959.000.

Warga belajar PKBM

Warga belajar PKBM Karsa Mandiri sedang menjahit tas

Saat ini PKBM Karsa Mandiri sudah berkembang dan memiliki Kelompok Bina Usaha (KBU) dengan produk andalan tas. Produksi tas ini sudah mampu menembus pasar di Yogyakarta melalui Toko Swalayan PROGO. Selain memasarkan melalui toko swalayan ini, PKBM juga memasarkan produk tasnya melalui program acara pelatihan.

Hasanudi, S.Si, pengelola PKBM Karsa Mandiri menyatakan keoptimisannya akan perkembangan PKBM Karsa Mandiri di masa depan. Dan ia menyatakan bahwa hasil yang dicapai oleh PKBM Karsa Mandiri tidak lepas dari upaya kerja keras para anggotanya dan dukungan dari DBE3 Jawa Tengah. “Dengan menjadi mitra DBE3 membuka peluang kami untuk menjadi PKBM yang mandiri,” tegasnya.

Tentang PKBM Karsa Mandiri dan Produknya:

  • Omsetnya sudah mencapai 2 juta per bulan

  • Memproduksi tas sekolah, tas untuk pelatihan, tas tempat souvenir, tas jinjing

  • Produknya dipasarkan ke Swalayan Progo, Yogyakarta; dan sekitar wilayah Klaten

  • Tas produksi PKBM Karsa Mandiri juga dipesan oleh SMP 2 Boyolali dan panitia pelatihan WSAT & Mentoring DBE3 Jateng.


 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Nomor 03/Agustus 2009