HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 5
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 12 


Jawa Tengah

Mendekatkan Matematika dengan Kehidupan Sehari-hari Siswa

Pak Mukhif membantu kelompok I cara mengukur lintasan dengan menggelindingkan ban satu kali putaran

MUKHIF Noor, S.Pd dan Tri Eri Prihantini, S.Pd guru matematika SMP 2 Undaan, khusus membawa sepeda ke dalam kelas untuk mengajar matematika kelas 8 dengan kompetensi dasar menentukan keliling dan luas lingkaran dengan indikator menentukan panjang lintasan dari perputaran sebuah roda kendaraan. Mengapa sepeda? Karena sepeda dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa di Undaan sehingga digunakan untuk mengaitkan materi yang akan dipelajari hari itu.

Dengan menggunakan ban bekas secara berkelompok, para siswa mendiskusikan lembar kerja siswa (mengukur keliling bangun-bangun lingkaran dan diameternya, mengukur panjang lintasan dari perputaran roda sepeda). Setelah itu masing-masing kelompok membuat laporan hasil kegiatan dan mempresentasikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain menanggapi.

Pak Mukhif dan Bu Eti menggunakan media yang ada di sekitar lingkungan sekolah yaitu ban bekas sepeda, meteran, dan tali rafia. Dengan menggunakan media yang dekat dengan anak, matematika tidak hanya sekedar ‘’rumus’’ tetapi bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kami Sudah Berubah!

BEGITU yang diserukan Endang Retno Wulan, S.Pd,M.Pd Kepala SMPN 3 Colomadu Kabupaten Karanganyar. Hal yang sama juga dirasakan sekolah-sekolah mitra DBE3 di 9 Kabupaten mitra pasca pelatihan dan pendampingan. Beberapa contoh perubahan yang dimaksud dapat dilihat pada foto-foto berikut:

Siswa MTsN Nogosari aktif bereksprimen dalam mapel IPA secara kontekstual.


Kepala sekolah aktif melakukan supervisi kelas seperti yang dilakukan Drs. Muchtar, M.Hum Kepala MTsN Karangmojo.


Pajangan hasil karya siswa menjadi sumber belajar baru seperti di SMPN 19 Purworejo.

Koran Bekas untuk Mengajar Hubungan Sosial

KORAN tidak ada habisnya untuk dieksplorasi sebagai sumber belajar, seperti yang dilakukan oleh guru IPS MTsN Jeketro. Pelajaran dimulai dengan permainan melengkapi huruf berdasarkan gambar dari koran dengan tema hubungan sosial asosiatif dan disasosiatif. Siswa kelas 8 F berebut untuk menyelesaikan rangkaian huruf dari gambar di papan tulis.

Siswa Kelas 8F MTsN Jeketro memilih artikel yang akan mereka diskusikan.



Secara berkelompok para siswa memilih satu gambar atau artikel dengan tema sosial. Tiap kelompok mendapat artikel yang berbeda. Dengan lembar kerja yang disediakan guru, mereka berdiskusi dan mem-presentasikan hasilnya. Hal yang membanggakan, tiap kelompok berlomba menanggapi hasil diskusi

 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 05/Februari 2010