|
Berita Dari Provinsi
|
Halaman 11
|
Menjadikan LK yang Dinantikan Siswa
|
LEMBAR KERJA KELOMPOK
KD 10.1. Menyampaikan persetujuan, sanggahan, dan penolakan pendapat dalam diskusi disertai bukti/ alasan ilustrasi.
SAAT PARA MUSLIMAH BERGAYA
Saat ini perkembangan fashion melaju dengan pesatnya. Terutama untuk para remaja. Entah sadar atau tidak, banyak para remaja yang berpakaian tidak lagi sesuai dengan tuntunan Islam. Misalnya saja ada seorang remaja putri yang memakai jilbab tetapi berbaju dan bercelana ketat. Ada juga para remaja laki-laki yang memakai celana di bawah pinggang sehingga sering menampakkan celana dalam dan perutnya. Kemukakan pendapatmu tentang ilustrasi di atas disertai dengan alasan yang logis!
|
LEMBAR kerja (LK) merupakan roh dari sebuah pembelajaran. Ternyata dengan lembar kerja dapat mendorong siswa untuk mengeksplorasi ide-ide mereka dan berinovasi. Tidak hanya membuat tujuan pembelajaran tercapai tetapai juga sebagai senjata ampuh untuk membuat siswa terlibat langsung dalam proses pembelajaran menjadikannya bermakna. Seperti yang guru implementasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Kompetensi Dasar Menyampaikan persetujuan, sanggahan, dan penolakan pendapat dalam diskusi disertai dengan bukti atau alasan.
Guru memulai pelajaran dengan melakukan curah pendapat dengan siswa secara lisan tentang proses suatu diskusi/debat yang pernah mereka lihat baik di lingkungan ataupun di televisi. Kemudian, secara berkelompok siswa mendiskusikan lembar kerja dengan tema diskusi yang berbeda tiap kelompok. Dalam satu kelompok dipilih ketua/moderator yang memimpin diskusi. Hasil diskusi dalam kelompok dituangkan dalam kertas plano kemudian dipresentasikan di depan kelas dengan dipimpin oleh moderator dan meminta pendapat ataupun sanggahan dari kelompok lain.
|
Bu Siti Musyarofah dan tim Bahasa Indonesia memfasilitasi diskusi siswa di dalam kelas yang biasa memanfaatkan LK.
|
|
Dengan jurus 3K dalam membuat lembar kerja yaitu, ketepatan stimulus, ketepatan tema dan ketepatan ilustrasi hasil positif dapat dipetik selama proses pembelajaran, antara lain:
- Dengan jumlah kelas besar siswa mudah dikondisikan
- Siswa mudah berkonsentrasi
- Siswa memposisikan diri sebagai diri mereka sendiri, bukan sosok ideal menurut bayangan mereka
- Siswa aktif dan percaya diri dalam mengemukakan pendapat mereka
- Siswa mampu menghormati proses diskusi dan pendapat orang lain
- Siswa berkeinginan untuk menerapkan hasil diskusi dalam kehidupan mereka
Berdasarkan hasil yang telah dicapai, guru terdorong untuk selalu menyusun lembar kerja yang akan selalu dinantikan siswa.
Siti Musyarofah,
Guru MTsN Kudus.
|
Kerja Kelompok Mengatasi Kesulitan Siswa dalam Menulis
MENULIS belum menjadi budaya dan minat bagi siswa MTs NU Al Hidayah Kudus, terutama menulis dalam bahasa Inggris. Penyebabnya, pertama siswa tidak terbiasa menulis, kedua, siswa kurang biasa mengungkapkan ide-ide mereka, dan ketiga, terbatasnya vocabulary dalam bahasa Inggris yang dimiliki. Untuk mengatasinya, Sri Hartatik, S.Pd guru bahasa Inggris MTs NU Al Hidayah mencoba menggunakan pembelajaran yang mendorong siswa bekerjasama dalam kelompok pada materi descriptive text untuk kelas 7 semester 2.
Pelajaran diawali dengan memberikan quiz tebak gambar dan orang dalam bahasa Inggris, guru memberikan ciri-ciri fisik dari sebuah gambar dan juga anggota kelas. Dalam kelompok, siswa berusaha menebak siapakah yang dimaksud dengan ciri-ciri tersebut, dan diminta untuk menjodohkan ciri-ciri fisik seseorang dengan gambar yang sesuai. Setelah menguasai beberapa vocabulary yang berhubungan dengan ciri-ciri fisik tiap kelompok diberi gambar untuk membuat teks deskriptif.
Setiap siswa dalam kelompok dipandu ketua kelompoknya untuk memberikan ide berupa kalimat yang berhubungan dengan gambar secara bergiliran. Kemudian dilanjutkan dengan kunjung karya ke kelompok lain. Kegiatan yang terakhir secara individu siswa diminta untuk membuat teks deskriptif dengan tema my mother.
Menggunakan pembelajaran secara berkelompok guru melihat ada peningkatan dalam kemampuan dan keberanian siswa dalam mengembangkan ide-ide, dan adanya ketergantungan yang positif antar siswa dalam menyelesaikan setiap lembar kerja yang diberikan.
|
Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs
|
Edisi 07/Agustus 2010
|
|