Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 7
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 14 


Mensyukuri Anugerah Ilahi melalui Puisi

BANYAK cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan perasaan. Ada yang mengungkapkannya langsung dengan perkataan dan ada pula yang mengungkapkannya melalui tulisan. Salah satu cara mengungkapkan perasaan melalui tulisan adalah dengan menuliskannya ke dalam larik-larik puisi. Hal itu yang coba dikenalkan oleh Nur Lailatul Inayah, guru Bahasa Indonesia MTsN Pohjentrek Pasuruan, kepada para siswa di kelasnya.

Meski sekolah terletak jauh dari hiruk pikuk perkotaan, semangat siswa dan guru-guru untuk melaksanakan pembelajaran yang bermakna tumbuh cukup tinggi. Pada suatu kegiatan pembelajaran, para siswa diajak untuk mengagumi keindahan alam dan menuangkannya melalui untaian kata-kata berbentuk puisi. Guru menggunakan kalender bekas yang memuat gambar-gambar keindahan alam sebagai sumber pembelajarannya. Penggunaan kalender bekas ini bukannya tanpa sebab. Hal ini bertujuan untuk membantu siswa menggali inspirasi dalam menciptakan karya.

Keleluasaan diberikan kepada para siswa dalam mengerjakan tugas tersebut. Siswa boleh mengerjakan tugasnya di dalam maupun di luar kelas. Dengan cukup antusias siswa segera melaksanakan tugas tersebut. Rangkaian kata-kata pun mengalir cukup lancar dari ujung pena para siswa. Kami senang dengan pelajaran kali ini, karena bisa mengekspresikan rasa syukur kami pada Tuhan melalui puisi, ujar salah seorang siswa saat ditanya kesannya tentang pembelajaran yang baru saja mereka ikuti.

Suasana pembelajaran Bahasa Indonesia saat murid mendapat tugas untuk membuat puisi yang bertemakan keindahan alam.





Belajar Bahasa Inggris dengan Media Wayang Kertas

Wayang kertas hasil karya siswa SMP Muhammadiyah 5 Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Media ini digunakan oleh para siswa untuk belajar Bahasa Inggris.

SEBAGAI bangsa yang besar, Indonesia memiliki berbagai produk seni budaya yang bervariasi. Namun saat ini makin banyak generasi muda yang tidak menunjukkan minat yang besar terhadap budayanya. Mereka cenderung memilih produk-produk yang berasal dari luar negeri. Kenyataan ini disadari oleh Supriyanto, guru Bahasa Inggris SMP Muhammadiyah 5 Tulangan Sidoarjo. Untuk membuat siswanya lebih mencintai budaya tanah air, dirinya mengkombinasikan seni tradisi ke dalam sebuah pembelajaran.

Dalam pembelajaran di kelasnya, siswa diajak untuk mengenal wayang yang dimainkan dengan menggunakan Bahasa Inggris. Kegiatan ini memiliki kompetensi dasar membaca dan menuliskan teks fungsional. Kegiatan pembelajaran ini dimulai dengan membagikan teks kepada para siswa. Setelah semua siswa membaca teks yang telah dibagikan, mereka melakukan role play dengan media wayang kertas yang telah mereka siapkan. Mengenai penggunaan wayang sebagi media pembelajaran ini, Supriyanto mempunyai alasan tersendiri.

Selain untuk menumbuhkan kecintaan di kalangan siswa terhadap budaya Indonesia, penggunaan wayang juga dimaksudkan untuk menyampaikan pesan, termasuk pesan pembelajaran. Lalu apa sebenarnya isi dari teks yang dibaca oleh para siswa? Isi teks yang dibaca oleh para siswa adalah tentang pelestarian kebudayaan milik bangsa Indonesia, yang ironisnya kini banyak diklaim kepemilikannya oleh bangsa lain.

 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 07/Agustus 2010