Inovasi Pendidikan
USAID Indonesia Inovasi Pendidikan DBE Indonesia
 HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita DBE3 EDISI 7
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Berita Dari Provinsi

Halaman 15 


Kunjungan Margaret Sancho, Direktur Kantor Pendidikan USAID INDONESIA

Manfaatkan SDM Lokal untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

DIREKTUR Kantor Pendidikan USAID INDONESIA, Margaret Sancho, mengunjungi DBE Jawa Timur pada 26-27 Mei 2010. Maksud kedatangannya untuk mengenal lebih dekat tim kerja DBE123 sekaligus mempelajari sistem pendidikan dasar di Indonesia dengan mengunjungi kegiatan manajemen berbasis sekolah, pembelajaran aktif, penguatan kapasitas pemerintah kabupaten/provinsi, kerjasama dengan universitas dan peran lembaga peningkatan mutu pendidikan.

Di Kabupaten Sidoarjo, dengan didampingi oleh Jalu Cahyanto sebagai Education Specialist USAID INDONESIA dan Stuart Weston selaku Chief of Party DBE3, Margaret Sancho melihat proses pembelajaran di MTs Nurul Huda yang telah melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif hasil pendampingan DBE3. Selain itu beliau melakukan dialog dengan perwakilan Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, komite sekolah, guru, dan perwakilan orangtua untuk mendapatkan masukan berkaitan dengan program USAID di masa mendatang.

Hal penting yang disampaikan oleh Margaret Sancho pada saat dialog adalah keinginannya untuk tetap melanjutkan program USAID dengan memanfaatkan sumberdaya dan mitra yang telah ada dan terlatih baik. Selain mengunjungi MTs Nurul Huda, Margaret Sancho juga mengunjungi TK Dharmawanita, dan MI Khoirul Huda pada pagi harinya.

Direktur Kantor Pendidikan USAID INDONESIA Margaret Sancho mendapatkan penjelasan dari Riza Jatur Rahmah, siswa MTs Nurul Huda Kabupaten Sidoarjo, tentang profil sekolah tersebut.


Pembelajaran IPS yang Menyenangkan dengan Aneka Permainan

BELAJAR IPS bagi sebagian siswa kelas 9 SMP sering terasa membosankan, apalagi kalau gurunya tidak pandai membawa suasana pembelajaran yang menarik. Untuk itu Alfiyah, S.Pd, guru IPS SMPN 15 Kota Surabaya, mencoba menerapkan pembelajaran yang menarik dengan melibatkan seluruh siswa untuk menciptakan permainan dalam pembelajaran IPS pada materi negara-negara Asia Tenggara.

Pertama, kelas dibentuk menjadi 6 kelompok. Setiap anggota kelompok membuat pertanyaan, disertai kunci jawabannya pada kertas yang berbeda. Pertanyaan tersebut haruslah tentang keadaan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Kemudian seluruh anggota kelompok menyusun bentuk permainan dari pertanyaan dan jawaban tersebut. Ternyata hasilnya luar biasa. Ada beberapa jenis permainan tercipta selama proses itu, seperti Kartu Catur Asia Tenggara dari kelas 9 A, Monopoli Asia Tenggara dari kelas 9 B, UlarTangga karya kelas 9 C dan Permainan Asah Otak dari kelas 9 D.

Saat mereka memainkan permainan tersebut, mereka melakukannya dengan antusias, aktif, responsif dan sportif. Bila tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan, mereka akan diberi sanksi/hukuman, dengan cara menyanyi atau melakukan hal lainnya yang telah disepakati bersama. Ternyata jika diberi kesempatan dan didampingi secara intensif, siswa dapat menciptakan sesuatu yang luar biasa.

Keterangan
No. 1: Permainan Monopoli Asia Tenggara
No. 2: Permainan Asah Otak Asia Tenggara


 Inovasi Pendidikan: Media Komunikasi SMP dan MTs

Edisi 07/Agustus 2010