HOME:HALAMAN UTAMA
  Kabar DBE 3 (Agt-09)
  
  
 Berita & Artikel
  
 Informasi Baru
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

SMP Negeri 5 Tanjungbalai:
Contoh Positif untuk Praktek CTL

Gedung.
SMP N 5 Tanjungbalai. Foto:DBE 3/Sumut

Gedung SMP Negeri 5 Tanjungbalai, tampak biasa-biasa saja pagi itu (Selasa, 09/10/2009). Warna putih yang mulia pudar, membalut tubuh gagahnya. Hari itu, SMPN 5 diabadikan dalam sebuah film pembelajaran.

KAMERA DIGITAL, mulai merekam satu persatu sudut dan ruang sekolah. Beragam karya siswa dalam aneka bentuk menjulur dilangit-langit kelas. Dinding penuh warna-warni buah tangan siswa yang memadu beragam mata pelajaran. Pelan-pelan keunikan SMP ini mulai terkuak. Jam belajar pun tiba, sang guru dan siswa bertemu dalam ruang kelas. Guru menyapa murid dengan ramah, disambut salam hormat dari siswa.

Tidak seperti di sekolah umumnya, di SMP 5 siswa duduk berkelompok. Disni,mereka mempraktekkan Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna di kelas. Semenjak menjadi mitra DBE 3, SMP N 5 banyak berbenah. Seluruh kelas diubah mengikuti pola CTL. Kapasitas dan teknik mengajar guru terus meningkat seiring pelatihan regular yang diberi DBE 3.

Contextual Learning and Teaching. Suasana Pembelajaran di salah satu kelas di SMP Negeri 5 Tanjungbalai Foto: DBE 3/SUMUT.


Proses MGMP di SMP N 5 berlangsung secara tersistematis dan terjadwal. Lewat MGMP guru-guru secara bersama-sama memecahkan berbagai masalah dan pertanyaan yang muncul diruang kelas. Lewat MGMP mereka mengaku semakin professional. Perubahan positif ini, ini tidak lepas dari dukungan penuh Kepada Sekolah. Bersama-sama dengan guru dan komite sekolah, beliau secara regular membahas persoalan yang ada disekolah.

Tanggapan positif juga datang dari siswa. Mereka kini lebih bersemangat untuk bersekolah dan belajar.(*)



Pengawas Berprestasi

PAK OSMAN NADAPDAP PAK OSMAN NADAPDAP, begitu laki-laki sederhana ini disapa. Pak Osman memulai karirnya sebagai guru tahun 1979 sebagai guru honor. ”…untuk Perguruan Nusantara Lubuk Pakam,” jelasnya.

Pak Osman diangkat menjadi pegawai resmi di tahun 1981. Tapi dia tetap mengajar untuk SMP Perguruan Nusantara dengan status pegawai bantuan. Setelah itu di tahun 1998, Pak Osman diangkat menjadi pengawas sekolah di tingkat provinsi. Di tahun 2000, Pak Osman kembali ke Deli Serdang dengan posisi yang sama.

Pak Osman dikenal baik sebagai guru dan pengawas berprestasi. Sejumlah penghargaan pernah diraih Distrik Trainer BDE 3 ini. Di tahun 1992, Pak Osman menjadi guru teladan untuk Kabupaten Deli Serdang (DS). Dia pernah menjadi pengawas terbaik kedua untuk DS di tahun 2007. dan pada tahun 2009, dia kembali menjadi salah satu pengawas terbaik di DS.

Pak Osman percaya bahwa sejumlah prestasi yang diraihnya itu, tidak lepas dari pelatihan yang diikutinya. Khusus dengan BDE 3. Pak Osman mengaku banyak mendapatkan skills baru. Di tahun 2007 misalnya, Pak Osman pernah menjadi co Trainer BTL. Dan di tahun 2008, menjadi co trainer untuk bahasa Inggris. Semua pengalaman itu memperkaya kemampuannya.

Sebagai pengawas sekolah, Pak Osman mendedikasikan pengetahuan dan pengalamannya untuk peningkatan kualitas pendidikan. Lewat forum MGMP, Pak Osman mendorong guru-guru untuk mempraktekkan metode CTL dalam pengajaran. Pak Osman percaya bahwa pendidikan adalah salah satu cara mensejahterakan bangsa. Dan untuk itu, pendidikan harus berkualitas.(*)

Kabar DBE 3 SUMUT