|
JIKA ANDA SEORANG PELATIH SEPAKBOLA. Tentu Anda tidak hanya berpikir tentang bagaimana team Anda dilatih. Pasti Anda akan mengukur kemajuan team Anda. Lewat pertandingan misalnya.
Bagi saya, cara berpikir pelatih itu selalu menarik untuk dicermati.
Pelatih terbaik dan teknik terbaik, ternyata tidak akan cukup berhasil, jika tidak diikuti praktek yang terus-menerus. Menurut saya, point-point di atas cukup relevan dengan pelatihan BTL 2 yang baru berakhir. BTL telah digelar di 5 kabupaten/kota dengan peserta lebih dari 600 praktisi pendidikan.
Biaya yang dihabiskan untuk pelatihan tersebut, tentu tidak kecil.
Rangkaian pelatihan itu diharapkan meningkatkan kapasitas guru. Komentar guru pada umumnya positif. Guru merasa senang mengikuti pelatihan ini. Terlebih model pelatihan DEB 3 selalu membuat perserta aktif dan dalam suasana yang menyenangkan.
Pertanyaannya selanjutnya adalah,“Apa yang akan dilakukan guru setelah pelatihan ?” Pelatihan yang diikuti Guru akan lebih bermakna, apabila usai pelatihan para guru menerapkan apa yang mereka peroleh. Aksi praktek tentunya, berguna meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Selain itu, dengan menerapkan ilmu yang diperoleh, guru akan merasakan secara langsung, apa yang perlu diperbaiki dan apa yang perlu diperkuat dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran. Jika hal itu tidak dilakukan, maka pelatihan sebagus apapun tidak akan bermakna, tidak membawa manfaat apa-apa. Semoga (*)
|
|