HOME:HALAMAN UTAMA
  Mitra Didaktika (Juli-09)
    
    
 Berita & Artikel
    
 Informasi Baru
  
 Mengenai Kami
  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

Juli 2009

Mitra Didaktika
Media Komunikasi SMP/MTs Jabar & Banten




Salam

Senang Mitra Didaktika kembali hadir. Lokakarya kegiatan follow up menghiasi halaman utama edisi ini. Kegiatan tindak-lanjut ini memiliki makna strategis bagi keberhasilan program-program DBE3. Maka, ia patut mendapat perhatian khusus untuk disajikan dari berbagai sisi di sini.

Mitra Didaktika edisi ini juga memuat rangkaian kegiatan di seluruh daerah mitra DBE3. Ia meliputi kegiatan, antara lain, LRB training, Intel Teach, dan implementasi NCG.Ada juga berita baik ihwal prestasi sekolah mitra DBE3.

Ini diwakili oleh prestasi siswa MTsN Cilegon meraih juara terbaik lomba karya ilmiah remaja.Sajian newsletter ini semoga tetap menguatkan pendidikan di Jawa Barat dan Banten. Selamat menyimak!





Cerita & Berita di Dalam:

  • PTK, Guru Timbang Diri

  • KTL Desain Baru lebih Intensif

  • KTL Tilai Kinerja Kecakapan Hidup

  • Partisipasi MGMP, PT, dan LPMP dalam KTL

  • Bukan Lokakarya Biasa

  • MTsN Lebak Dominasi LKIR

  • Ada Gairah Baru di MTs

  • LRB Terobosan Cerdas Sumber Belajar

  • Siswa MTs Juara Olimpiade

  • Lagi, Kanwil Depag Replikasi DBE3

  • PKBM Implementasikan NCG





Website DBE3

Kunjungi
www.inovasipendidikan.net,
untuk mendukung mutu pendidikan kita.

Kegiatan Tindak Lanjut Itu Pelatihan Juga

Kegiatan follow up itu merupakan bagian integral dari pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh DBE3. Ia merupakan tahapan pascapelatihan yang bertujuan untuk menguatkan penerapan hasil pelatihan pada proses pendidikan di sekolah. Oleh sebab itu, sejatinya kegiatan tindak-lanjut itu harus dilihat dan dijalankan sebagaimana mestinya sebuah pelatihan.

Simulasi menjadi bagian penting dari lokakarya kegiatan tindak-lanjut tingkat Propinsi Banten.

Demikian pesan pertama yang mengemuka pada Follow Up Activity Woekshop tingkat Provinsi Banten di Rangkas-bitung, Lebak. Lokakarya ini diselenggarakan pada tanggal 26-27 Juni 2009 bertempat di gedung LPMP Banten. Peserta workshop berjumlah 29 orang (18 pria, 11 wanita) terdiri atas District Trainer (DT) DBE3, pengawas pendidikan, dan widyaiswara LPMP Banten.

“Jujur saja, selama ini saya salah persepsi tentang kegiatan tindak-lanjut. Ternyata kegiatan pendampingan guru sama pentingnya dengan pelatihan guru,” ungkap seorang DT. “Iklim pendampingan itu seyogyanya sama dengan iklim pelatihan, yang di situ para guru terus berupaya meningkatkan kapasitasnya,” timpal seorang pengawas. “Inilah konsep kegiatan tindak lanjut yang diinginkan oleh DBE3,” ujar Syihabudin, DC DBE3 Banten.

Kegiatan Follow up Bermakna Strategis

Para District Trainer (DT), kepala sekolah, pengawas, dan widya-iswara memainkan peranan strategis dalam keberhasilan program DBE3. Peranan ini lebih strategis lagi pada saat kegiatan tindak-lanjut. Dampak positif pelatihan guru akan menjadi optimal bila diperkuat dan ditopang oleh kegiatan follow up yang intensif.

Asep S. Muhtadi di hadapan peserta lokakarya follow up activity tingkat Propinsi Banten di Kabupaten Lebak

Demikian Asep S. Muhtadi, PC DBE3 Jabar-Banten, mene-gaskan dalam mengawali work-shop kegiatan tindak-lanjut di Lebak, Banten. “Kegiatan tindak-lanjut itu bermakna strategis, sebab ia menjamin penerapan hasil pelatihan sebagai sesuatu yang mesti berkelanjutan,” ucapnya. Ia kemudian menjelaskan bahwa DBE3 kini menyusun suatu rangkaian kegiatan tindak-lanjut yang lebih padat dengan frekuensi yang lebih sering. “Kami siap menyukseskan kegiatan tindak-lanjut yang lebih intensif,” tekad Adnan, DT Tangerang.

Mitra Didaktika diterbitkan DBE3-USAID guna dokumentasi dan diseminasi inovasi dan praktek terbaik pendidikan di Jabar & Banten.
Contact person: dsolahudin@savechildren.org