HOME:HALAMAN UTAMA
  Mitra Didaktika (Juli-09)
    
  
 Berita & Artikel
  
 Informasi Baru
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Warta Daerah

Halaman 6 


Lebak


Siswa MTsN Dominasi LKIR

Madrasah mitra DBE3, MTsN Model Pasirsu-karayat, Lebak, menun-jukkan dominasinya dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) tingkat Kab. Lebak. Tiga siswanya merebut peringkat Juara Umum, Juara Harapan I dan Harapan III.

Peraih juara umum, Irma Hidayah, menulis “Pengaruh Penerapan Teks Ikrar Hidup Bersih terhadap Siswa MTsN Model Pasirsukarayat dalam Memelihara Lingkungan.”

Juara LKIR bersama Kamad Tuti Rohmulyati (paling kanan) dan gurunya.

Pemenang Harapan I, Dina Raudatul Murtafiah, menulis “Upaya Peningkatan Tata Kota dan Membudayakan Lingkungan Hijau di Rangkasbitung.” Sementara itu, juara Harapan III, Anna Najmiatul Huda, menulis “Pembuatan Tempat Sampah Ramah Lingkungan sebagai Alternatif Ciptakan Lingkungan Bersih.”


LKIR ini dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan diikuti oleh siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA se-Kabupaten Lebak. Kepala madrasah MTsN Lebak, Tuti Rohmulyati mengatakan: “Saya bangga dengan prestasi tiga siswa kami tersebut. Mereka pantas mendapatkannya karena mereka telah bekerja keras,” ujarnya.

Selain karya ilmiah, MTsN Lebak juga baru saja menjuarai festival drumband, MTQ, dan prestasi-prestasi lainnya.***

Grup drumband MTsN Lebak dengan pialanya

LRB Gairahkan Belajar

Lokakarya Learning Resources Box (LRB) berlangsung tanggal 17-18 Juni 2009 di konpleks LPMP Banten, Rangkasbitung. Lokakarya ini dihadiri oleh 21 peserta (8 pria, 13 wanita), guru 8 mapel di 2 sekolah mitra. Di antara peserta juga tampak DT, pengawas, dan widiyaiswara LPMP.

“LRB dapat membuat pembelajaran makin bergairah,” ujar Abdussubhan. Dengan mendayagunakan sumber belajar dalam peti, tambahnya, KBM akan menye-nangkan siswa. “Saya pikir, semua sekolah/madrasah di Rangkasbitung ini perlu mengikuti pelatihan LRB,” desak Ilmayanti, perwakilan LPMP Banten.***

Peragaan pemanfaatan LRB selalu menyenangkan



Cilegon


LRB, Terobosan Cerdas Sumber Belajar

Learning Reasources Box (LRB) menjawab kesulitan guru menyediakan sumber belajar sederhana. LRB merupakan suatu terobosan cerdas yang mengundang decak kagum dan tepuk sambut para guru. “DBE3 telah memberi solusi atas masalah yang saya hadapi,” ujar seorang guru SMPN 2 Cilegon. “DBE3 membuka wawasan guru bagaimana cara mengembangkan kotak itu,” kata peserta yang lain.

Pelatihan dua hari ini telah memberi inspirasi kepada guru cara-cara pengembangan dan pemanfaatan sumber belajar. Pelatihan LRB di Cilegon berlangsung tanggal 19-20 Juni 2009 di kompleks Pesantren Al-Khairiyah, Cilegon. Pelatihan LRB ini diikuti oleh 35 peserta (9 pria, 26 wanita) yang mewakili 8 mata pelajaran dari 4 sekolah mitra DBE3 cohor 1. Di antara peserta juga tampak pengawas pendidikan.

Tanpa risi, para guru melakukan simulasi pemanfaatan sumber belajar layaknya siswa

Pada akhir pelatihan, setiap sekolah mitra DBE3 diberi 2 kotak sumber belajar, sehingga total 8 kotak untuk Kota Cilegon. “Kotak sumber belajar bantuan DBE3 ini memang sangat

terbatas dan hanya merupakan contoh, agar sekolah mengembangkannya lebih banyak,” ujar Syihabuddin, DC Cilegon. Ia juga berharap sekolah mitra dapat mengembangkan LRB yang memiliki muatan lokal sehingga lebih mendukung relevant education bagi kaum remaja.

“Isi kotak itu mesti disesuaikan dengan ketersediaan potensi dan kebutuhan belajar di daerah,” tambah Syihabudin.***

Siswa Baru Membludak
MTsN Perlu Test Siswa Baru

“Kami harus memberlakukan test masuk karena peminat membludak,” ujar Enah Junaenah, Kamad MTsN Cilegon, binaan DBE3, “Sementara, ruang belajar terbatas,” imbuhnya. “Dulu tidak ada test saringan masuk karena peminat tidak terlalu membludak,” ungkap Yatim, guru di sana.

Ini tentu saja merupakan indikator kemajuan MTsN Cilegon. Pertumbuhan peminat itu memang sering berbanding lurus dengan prestasi lembaga pendidikan.***

Enah Junaenah (kerudung hitam) diskusi soal pencegahan dropout dengan siswa dan guru