HOME:HALAMAN UTAMA
  Mitra Didaktika (Juli-09)
    
  
 Berita & Artikel
  
 Informasi Baru
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Warta Daerah

Halaman 7 


Tangerang


Kunjungi MTs, Intel Ajak Perusahaan Lain
Agar Peduli Pendidikan

Sesuai dengan janji untuk mengecek perubahan di sekolah, perusahaan Intel Corporation berkunjung ke MTsN Kota Tangerang. Kedatangan Intel ke sini adalah untuk memastikan telah terjadi perubahan di madrasah ini sebagai dampak program Intel® Teach tahun 2008 lalu. Rombongan Intel menyaksikan secara langsung proses pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi dan komunikasi. Di sini tampak para guru mendemonstrasikan penerapan hasil pelatihan Getting Started yang pernah diikuti para guru tersebut.

Tamu saat kunjungan kelas (atas) & saat diskusi (bawah)

Menarik adalah bahwa Intel tidak datang sendirian. Ia mengajak perusahaan lain untuk melihat apa yang telah dilakukan Intel dalam mendukung pendidikan. Kehadiran para pengusaha ini untuk menjajagi kemungkinan mereka turut menaruh jasa menyokong peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Rombongan Intel ini didampingi pula oleh staf USAID dan DBE3 Jakarta. Mereka disambut oleh jajaran pengusung pendidikan Kota Tangerang. Termasuk di antaranya Kepala Kanwil Depag Banten.

Dr. H. A. Romly, MP.A., Kakanwil Depag Banten, mengatakan. “Kami berterima kasih kepada Intel Corporation dan berharap ada program baru dari perusahaan lain ke depan.”***

PKBM Istimewa
Rajut Aliansi Strategis

Sejak mengikuti Public-Private Alliances training, PKBM Istimewa mencoba menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Di antaranya, ILO telah menyumbangkan 30 unit komputer untuk pembelajaran warga PKBM.

“Kami berterima kasih, DBE3 telah membuka cakrawala kami dalam membangun jaringan,” ungkap Ketut Niasa Diatmika, Pembina Istimewa. Kerjasama telah dijalin dengan ILO, Lembaga Pendidikan 84 (Jkt), dan KPAI (Kak Seto).

“Agar warga tidak belajar menghadap tembok melulu,” kata Ketut.

Istimewa juga pernah mengundangTamara Blenzinky untuk menarik warga belajar.***

Ketut Niasa Diatmika Membangun aliansi strategis guna menyediakan pusat belajar yang bermutu.



Indramayu

Siswa MTsN Jatibarang
Juarai Olimpiade & Peringkat Pertama di SMA

Di bawah asuhan Pak Casman, pembela-jaran matematika menjadi menarik. Rumus-rumus pelik terasa mudah dan menyenangkan. “Inilah yang membuat saya senang belajar matematika,” aku Fatimatuzzahro, alumni madrasah mitra DBE3 MTsN Jatibarang yang kini sedang duduk di kelas XI SMA.

Ketika masih berstatus siswa MTsN Jatibarang, pada tahun 2007, Fatimah menyabet juara III Olimpiade Matematika tingkat Propinsi Jawa Barat.

Dalam kesederhanaan, siswa MTsN Jatibarang belajar matematika secara berkelompok..

Diakuinya bahwa prestasi tersebut tidak lepas dari asuhan gurunya, Pak Casman, yang mengikuti pelatihan guru DBE3. “Saya berusaha menerapkan strategi pembelajaran model DBE3 dengan integrasi life skills di dalamnya,” ujar Casman. Ternyata dampak program-program DBE3 itu bersifat fundamental dan nyata. “Buktinya, setelah lulus MTs, Fatimah bukan saja dapat diterima di SMAN 1 Indramayu, melainkan ia juga terus menempati ranking pertama di SMA pavorit itu,” tandas Abdul Majid, DC.

H. Mahduni

H. Mahduni, Kepala MTsN Jatibarang. Indramayu.

Quratul Aini:
Ingin Begini Terus

Dua kursi di atas meja. Bambu melintang di atas keduanya. Benang menggantung. Siswa sibuk mengamati dan mengukur getaran. Demikianlah Quratul Aini, siswa SMPN 2 Jatibarang, berkisah. “Aku senang belajar seperti ini,” katanya ceria. “Bisa juga ya belajar dengan alat peraga murah meriah,” ucapnya lagi.

Ia mengaku tidak pernah mengalami belajar seperti itu sebelumnya. “Aku ingin belajar seperti ini seterusnya,” harapnya, yang kemudian didukung oleh Sukarji dan Cepin.***

Quratul Aini siswa SMPN 2 Jatibarang