Mengenali, Menghindari, & Mengatasi
Penyimpangan Sosial
Achmad Djuniarsa, M.Si
SMPN 2 Dawuan, Subang
|
Komaruddin, S.Pd.
SMPN 4 Kota Tangerang
|
Hari itu, di SMPN 1 Indramayu, Achmad Djuniarsa dan Komaruddin melakukan real teaching di Kelas VIII. Standar Kompetensi nomor 3 Memahami masalah penyimpangan sosial dengan Kompetensi Dasar nomor 3.1 Mengidentifikasi berbagai penyakit sosial (miras, judi, narkoba, HIV/Aids, PSK, dan sebagainya) sebagai akibat penyimpangan sosial dalam keluarga dan masyarakat dan nomor 3.2 Mengidentifikasi berbagai upaya pencegahan penyimpangan sosial dalamkeluarga dan masyarakat.
Kegiatan inti pembelajaran tersebut meliputi:
Eksplorasi:
Guru mengajak siswa untuk tanya jawab tentang penyimpangan sosial dalam keluarga dan masyarakat. Siswa juga diajak keluar kelas untuk membuka pemikiran mereka. Siswa diminta memberikan contoh penyimpangan sosial dalam keluarga dan upaya pencegahannya dengan menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya. Mereka juga melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.
Elaborasi
Siswa dibagi menjadi 8 kelompok. Setiap kelompok mengamati gambar pada lembar kerja. Setiap kelompok mulai berdiskusi sesuai dengan Lembar Kerja. Setiap kelompok melaporkan hasil diskusi dan mempresentasikannya di depan kelas. Kelompok lain memberikan respons dan di sini terjadi dialog antarkelompok yang menarik. Mereka bertanya-jawab tentang pengertian penyimpangan sosial dan bentuk-bentuk penyimpangan sosial.
Konfirmasi
Tanya-jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan kesimpulan.***
|
MITRA DIDAKTIKA
|
Nomor 20 / Februari 2011
|
|