HOME:HALAMAN UTAMA
  Berita dari Sul-Sel
  
 Berita Dari Lapangan
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

 Warta Daerah

Halaman 8 


PINRANG

Berikan yang Terbaik untuk Pendidikan

Pengawas, Kep-Sek, guru, DF, staf Diknas/Depag, dan DC melakukan refleksi bersama tentang pelatihan BTL2 dan rencana tindak lanjut

Wajah mereka berseri-seri. Nampak plong lepas, lega dan, Tak ada lagi beban. Kaku, tegang berganti senyum sumringah, canda dan tawa. Itu sekilas pemandangan seusai praktek mengajar. Mereka semua guru, kepala sekolah, pengawas, staf kependidikan Diknas dan Depag Pinrang dan juga siswa di SMPN 4 dan 5 Pinrang serta MTs DDI Patobong. Tapi selaksa asa perubahan bermula dari refleksi pasca pelatihan. Guru dan kepala sekolah tak hentinya mengucapkan terima kasih karena praktik mengajar pelatihan BTL2 dilaksanakan di sekolahnya.

Betapa mereka sangat mengharapkan agar model dan strategi pembelajaran baru disaksikan dapat diterapkan saat pembelajaran real nantinya. Respon siswa juga terekam dalam refleksi. Kesempatan berdiskusi, mencari dan menemukan solusi, guru layaknya teman sebaya, rileks dan cair dengan siswa, dan belajar nyaman di dalam maupun luar kelas terbukti hal baru yang dialami siswa. Peserta guru dan kepala sekolah nanar tersadar. Kami salah besar, kami guru tempatkan diri satu-satunya orang serba tahu di kelas. Kami tidak memberikan siswa kesempatan untuk berpikir kritis, menemukan, berdiskusi, berkreasi dengan sumber belajar di luar kelas.

Sungguh pelatihan ini telah meretas hambatan komunikasi antara kami guru dan kepala sekolah. Inovasi dan kebutuhan guru akan pembelajaran aktif, peran dan tanggung jawab kepala sekolah sudah dapat mewujud dalam sebuah rumusan pembelajaran aktif. Refleksi diri juga dilakukan peserta pengawas. Kami tidak punya otoritas menyalahkan guru hanya karena sesuatu yang belum kami ketahui. Kami bukan atasan guru, bekerja mencari salah dan benar dari guru.

Tapi, posisi kami adalah mitra kerja guru, berbagi tentang pembelajaran efektif dan inovatif di sekolah. Demikian refleksi pelatihan di gedung Study Center (8 Juni 2009). Peserta pelatihan guru, kepala sekolah, pengawas, staf kependidikan Diknas dan Depag sepakat menjadikannya sebuah pembelajaran, dan bertekad berikan yang terbaik untuk peningkatan kualitas pendidikan di Pirang. (SJ)

PALOPO

Tekad Kepala dan Pengawas Sekolah Mewujudkan Pembelajaran Aktif

Kepala sekolah dan pengawas, Drs. Idrus M.Pd, dan Ismair sepakat membantu guru melaksanakan pembelajaran aktif di sekolah.

Misi mewujudkan kota Palopo menjadi Kota Model Pendidikan seperti yang selalu digaungkan walikota, Drs. H. P.A Tanriadjeng, M.Si, telah membuka ruang berkembangnya inovasi di sektor pendidikan. Tidak terkecuali program DBE3. Terbukti segenap kepala sekolah mitra DBE3 seusai mengikuti pelatihan guru profesional dan Pembelajaran Bermakna (29 Mei-2 Juni) mengakui bahwa DBE3 telah diterima baik oleh unsur pelaksanaan pendidikan.

Inovasi pembelajaran di kelas yang diantarkan DBE3 melalui pelatihan Better Teaching and Learning bagi ribuan guru sejak tahun 2006 telah mewarnai proses belajar mengajar. “Ini sangat bermanfaat bagi guru untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah karena memberikan pengalaman dan keterampilan mengajar lebih kreatif sehingga siswa lebih aktif dan mudah memahami pelajaran.” Jelas Ismair, Pengawas Diknas Palopo.

Ditambahkan pula, kepala sekolah SMPN 6, Drs. Idrus, M.Pd “menurut saya sebaiknya semua guru hendaknya di training seperti ini, tidak hanya guru dari lima matapelajaran ini saja, supaya bidang studi lain juga bisa berkembang dan saling mendukung. Saya ingin mentraining semua guru di sekolah saya.” Ungkapnya semangat. Optimisme seru- pa juga ditegaskan kepala MTsN Model, Drs. Irwan Samas. “Memangnya anggarannya berapa? Untuk kebaikan dan manfaatnya bagi guru dan siswa, saya akan menganggarkannya di sekolah”.


 PANRITA Warta Inovasi Pembelajaran di Sulawesi Selatan

Juli 2009